--> Skip to main content

Kapan Google Stadia Diluncurkan? Catat Tanggalnya, ya!

Accgaming.net - Inovasi terbaru Google di bidang game cukup menghebohkan. Pasalnya layanan streaming video game bernama Stadia ini memungkinkan siapa saja bisa memainkan game tanpa harus memiliki gadget yang canggih.

Karena konsepnya yang "streaming", maka pengguna cukup memiliki gadget kelas menengah dan koneksi internet yang stabil -- maka ia sudah bisa memainkan game yang "kelas berat" sekalipun.

Dengan menariknya konsep Google Stadia, tentu membuat orang-orang bertanya -- kapan layanan streaming video game Stadia ini diluncurkan?

Kabar gembiranya, layanan Google Stadia akan diluncurkan tahun ini juga....


kapan google stadia diluncurkan di Indonesia dan bisa digunakan
Kapan tanggal rilis Google Stadia?


Kapan Google Stadia diluncurkan?

Pada hari Kamis (6/6) yang lalu, ada kabar terbaru dari Google mengenai salah satu project fenomenal mereka yaitu Stadia. Kabarnya layanan streaming video game tersebut akan segera diluncurkan, tepatnya mulai bulan November 2019. Namun peluncuran ini belum secara global, melainkan hanya terbatas di 14 negara.

Lantas, apakah Indonesia termasuk di dalamnya?

Sayangnya, Indonesia tidak termasuk dalam 14 negara yang "beruntung" untuk mencicipi teknologi Google Stadia. Adapun ke-14 negara yang dimaksud meliputi; Amerika Serikat, Inggris, Belgia, Kanada, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Italia, Belanda, Norwegia, Spanyol dan Swedia.

Pada saat peluncurannya nanti, Google akan menjual paket hardware "edisi paket basic" seharga seharga $129 atau setara dengan Rp 1,8 juta. Selain paket hardware, ada juga tarif berlangganan bulanan yang dikenakan Google, yakni $9,99 atau setara Rp 141,471.

Untuk zona Eropa, harga peluncurannya sedikit lebih mahal yakni 129 euro atau setara dengan Rp 2,06 juta, dengan biaya berlangganan sebesar 9,99 euro per bulan atau Rp 159,843.


Konsep Google Stadia yang mengenakan biaya berlangganan "ala" Netflix memungkinkan para player bisa mengakses game dari perangkat apapun, asalkan tersambung internet via cloud computing.

Inovasi terbaru di dunia game ini merupakan kabar gembira bagi para player, sebaliknya ini menjadi kabar buruk bagi produsen console game maupun marketplace penjual piranti lunak pada disk atau unduhan.

Tanpa console game yang canggih pun semua orang bisa memainkan game, alhasil penjualan console game diperkirakan akan menurun -- jika Google Stadia sukses mengambil hati masyarakat.

Menurut CEO Google Sundar Pichai saat pengumuman layanan Google Stadia awal tahun lalu, ia mengatakan bahwa keinginannya adalah untuk membangun platform game yang bisa diakses semua orang.

Ia mengambarkan Google Stadia sebagai platform untuk semua orang yang bisa masuk ke semua jenis perangkat. Google Stadia akan mengalirkan game dari cloud ke browser Chrome, Chromecast, dan perangkat Pixel (ponsel yang diproduksi oleh Google).


Google Stadia sendiri merupakan sebuah layanan cloud gaming yang memungkinkan para pemain bermain game secara streaming. Pemain game tidak diharuskan memiliki console game, dan juga tak perlu menginstal file game ke perangkat.


Baca juga:

Tipe dan daftar harga mouse wireless Logitec


Nah itulah dia informasi yang menjawab pertanyaan tentang "kapan Google Stadia akan diluncurkan?"

Sayangnya, meskipun layanan streaming game tersebut akan segera diluncurkan -- Indonesia tak termasuk ke dalam 14 negara yang "beruntung" untuk "mencicipi" teknologi itu terlebih dahulu. (fa)


Baca Juga